Sorting by

×
Cara Membuat Aplikasi Berbasis Web

Cara Membuat Aplikasi Berbasis Web Tanpa Ribet

Jika sebelumnya Anda bingung tentang apa itu aplikasi web, sekarang saatnya untuk belajar cara membuat aplikasi berbasis web tanpa ribet. Dengan bantuan perangkat lunak tertentu, proses pengembangan bisa jadi lebih cepat dan lebih sederhana, terutama bagi pemula.

Banyak orang mengira bahwa membuat aplikasi berbasis web membutuhkan keahlian pemrograman tingkat tinggi. Padahal, Anda bisa melakukannya dengan pengetahuan dasar atau bahkan tanpa harus menulis kode sama sekali!

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan langkah-langkah cara membuat aplikasi berbasis web sesuai dengan kebutuhan bisnismu menggunakan metode pengembangan tanpa kode. Yuk, ikuti penjelasannya sampai tuntas.

Mengapa Memilih Low-Code Development untuk Membuat Aplikasi Web?

Low-Code Development adalah metode pengembangan perangkat lunak yang memungkinkan Anda untuk membuat aplikasi melalui antarmuka grafis dengan sedikit atau bahkan tanpa penulisan kode sama sekali. Pendekatan ini menggabungkan berbagai komponen yang sudah siap pakai, sehingga mempercepat waktu pengembangan dan mengurangi kebutuhan akan keterampilan pemrograman yang kompleks.

Meski begitu, Anda memiliki opsi untuk menambahkan kode tertentu demi penyesuaian lebih lanjut. Konsep ini sangat ideal untuk mengembangkan aplikasi berbasis web bisnis yang membutuhkan fleksibilitas dan interaksi pengguna yang tinggi.

Berikut beberapa kelebihan yang Anda dapatkan dengan menggunakan Low-Code Development:

a. Mengurangi waktu dan usaha yang dibutuhkan untuk menulis kode secara manual.

b. Pengembangan dan integrasi komponen menjadi lebih sederhana berkat fitur drag and drop.

c. Memungkinkan untuk melihat hasil perubahan secara langsung, mempercepat siklus pengembangan.

d. Kolaborasi tim menjadi lebih efisien karena kode dapat dengan mudah dibaca dan dimengerti oleh siapa pun.

Platform Pengembangan Low-Code

Sebetulnya, terdapat beragam platform yang dapat Anda pilih sesuai preferensi. Namun, dalam pembahasan kali ini, kami akan memberikan contoh dua platform populer yang mudah digunakan, yaitu Java Development Kit dan Hermit – Lite Apps Browser.

1. Java Development Kit

Java Development Kit (JDK) adalah kumpulan perangkat lunak yang menyajikan lingkungan terpadu untuk mengembangkan aplikasi Java. Anda dapat membuat aplikasi dengan menggunakan kode Java yang relatif sederhana, mengurangi kompleksitas penulisan kode.

JDK menyediakan semua alat yang diperlukan untuk mengkompilasi, menjalankan, dan menguji aplikasi di berbagai platform. Tidak hanya itu, paket ini juga dilengkapi dengan berbagai alat pendukung seperti pemecah masalah bug, pemantauan kinerja, dan editor kode, yang sangat berguna untuk memfasilitasi proses pengembangan.

Dengan ketersediaan paket dan alat yang lengkap, JDK menjadi pilihan yang sangat baik untuk membangun aplikasi Java secara lebih praktis dan efisien.

2. Hermit – Lite Apps Browser

Hermit – Lite Apps Browser merupakan platform Low-Code Development yang mempermudah pembuatan aplikasi berbasis web. Platform ini menyediakan fitur-fitur yang mendukung proses pembuatan aplikasi, seperti kemungkinan mengkostumisasi tema, notifikasi pribadi, dan opsi untuk menyimpan aplikasi di layar utama perangkat.

Selain itu, Hermit juga menawarkan beragam opsi untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan menghilangkan gangguan, seperti iklan, jendela pop-up, dan tautan yang terbuka secara otomatis. Kemampuan ini memungkinkan pengguna untuk fokus pada konten, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan aplikasi dari perspektif pengguna.

Cara Membuat Aplikasi Berbasis Web dengan JDK

Mulailah dengan mengunduh dan menginstal perangkat lunak yang diperlukan, seperti Java Development Kit (JDK), Android Studio, dan XAMPP. Setelah semuanya terpasang, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

a. Buka Android Studio.

b. Jika muncul kotak dialog konfigurasi, pilih opsi “do not import settings” dan klik tombol “Next”.

c. Setelah tampilan muncul, pilih tema Studio Android yang diinginkan dan centang “Android Virtual Device” untuk memasang emulator Android di perangkat Anda.

d. Atur lokasi penyimpanan emulator dan klik tombol “Finish”. Android Studio akan mulai mengunduh data yang diperlukan secara otomatis.

e. Buat proyek baru dan pilih sistem operasi Android dengan skala minimum.

f. Pilih menu “Empty Activity”. Isi keterangan sesuai dengan aplikasi yang ingin Anda kembangkan, lalu klik “Finish”.

g. Pada laman berikutnya, perhatikan bagian “Main Activity” saja. Buka data activity_main.xml, klik tombol play berwarna hijau, dan tentukan lokasi penempatan aplikasi tersebut.

Langkah-langkah berikutnya untuk membuat aplikasi berbasis web melibatkan menjalankan XAMPP. Sebelum melanjutkan tutorial, pastikan untuk mengunduh kode sumber Admin Template Bootstrap dari GitHub.

Jika file source code.zip telah selesai di-download, ekstrak file tersebut kemudian pindahkan folder AdminLTE ke dalam folder C: > XAMPP > htdocs > aplikasi web. Folder “aplikasi web” ini harus dibuat sendiri dan bisa dinamai sesuai keinginan. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut:

a. Buka aplikasi XAMPP Control Panel, lalu klik “Start” pada kategori Apache dan MySQL.

b. Buka web browser dan ketik “localhost/aplikasiweb” di kolom URL kemudian tekan Enter. Halaman ini akan menampilkan template aplikasi web yang dibuat.

c. Tentukan topik aplikasi Anda, misalnya “Penjualan”. Buka jendela baru dan ketik “Perancangan Aplikasi Penjualan”, lalu pilih sketsa yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi.

d. Modifikasi template sesuai keinginan, kemudian buka folder aplikasi dengan cara klik ikon S > text editor > pilih menu File > Open Folder > aplikasiweb.

e. Selanjutnya, klik menu Pages > Tables > data.html, lalu salin seluruh kodenya.

f. Buat file baru dengan menekan tombol Ctrl+N, kemudian paste kode yang telah disalin.

g. Ubah judul aplikasi pada bagian <title>, misalnya menjadi “Aplikasi Penjualan”, kemudian simpan file dengan nama “tampil_barang.php”.

h. Selanjutnya, hapus semua kode “../..” pada template tersebut dengan cara tekan Ctrl+F, tulis kode tersebut, kemudian klik find all.

i. Buka browser, lalu ketik “localhost/aplikasiweb/tampil_barang.php” pada kolom URL.

j. Buat database dengan cara klik “localhost/phpmyadmin” di tab baru.

k. Pada halaman phpMyAdmin, klik menu “Baru” kemudian ketik “aplikasi_penjualan” pada bagian Nama Basis Data, lalu klik “Buat”.

l. Di halaman berikutnya, isi kolom nama dengan “tabel_barang”. Kemudian isi setiap kolom dengan id_barang, kode_barang, nama_barang, harga, dan keterangan lainnya.

e. Terakhir, hubungkan aplikasi dengan database yang telah dibuat sebelumnya. Buat file baru dan simpan file tersebut dengan nama “konek.php”.

Cara Membuat Aplikasi Berbasis Web dengan Hermit – Lite Apps Browser

Selain JDK, cara lain untuk membuat aplikasi berbasis web adalah dengan menggunakan Hermit – Lite Apps Browser. 

a. Instal Hermit – Lite Apps Browser dari Google Play Store, kemudian buka aplikasinya.

b. Ketuk tombol “Create” di pojok kanan bawah layar, lalu pilih “Create Your Own”.

c. Ketik alamat website yang ingin dijadikan aplikasi, kemudian tekan Enter.

d. Jika website muncul dan sudah sesuai, ketuk “Create a Lite App”.

e. Atur nama aplikasi dan URL pada kolom yang disediakan. Jangan lupa untuk mencentang opsi “Add to Home Screen” agar aplikasi dapat ditambahkan ke layar utama perangkat, lalu klik “OK”.

f. Selamat! Sekarang website aplikasi Anda sudah dapat digunakan melalui layar smartphone.

Yuk, buat aplikasi berbasis web sendiri! Itulah cara membuat aplikasi berbasis web yang kami sampaikan. Menggunakan JDK atau Hermit – Lite Apps Browser tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga memungkinkan Anda membuat aplikasi web tanpa memerlukan kemampuan teknis yang mendalam. Yuk, coba buat aplikasi berbasis web dengan mengikuti langkah-langkah di atas!

Eksplorasi konten lain dari Techbizindo

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca