Sorting by

×
Asesmen Formatif

Makna, Ciri, serta Kegunaan Asesmen Formatif bagi Pendidik

Seorang pengajar memiliki peran penting dalam mengelola pembelajaran serta menciptakan beragam media pembelajaran yang efektif. Salah satu tugas utama seorang pendidik adalah melaksanakan asesmen formatif. Penting bagi pendidik untuk memahami fungsi dari asesmen formatif ini.

Dalam asesmen formatif, para pengajar mengumpulkan informasi yang membantu mereka memberikan umpan balik serta tindak lanjut terhadap proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Biasanya, asesmen formatif dilakukan oleh pendidik untuk menilai kemampuan semua murid di dalam kelas dengan cepat, sehingga mereka dapat mengetahui tingkat pemahaman masing-masing murid.

Makna Asesmen Formatif

Referensi dari buku “Penilaian Pembelajaran dalam Konteks Pendidikan Modern” karya Budi Hartono (2024:30), menyebutkan bahwa asesmen formatif adalah proses penilaian yang dilakukan untuk memberikan informasi atau umpan balik kepada pendidik maupun murid guna meningkatkan proses pembelajaran. Penilaian formatif biasanya dilakukan pada awal, tengah, dan akhir proses pembelajaran, serta sepanjang proses pembelajaran berlangsung.

Tujuan dari asesmen ini adalah untuk memantau proses pembelajaran, mengevaluasi pencapaian pembelajaran, mengidentifikasi kebutuhan belajar murid, mengatasi hambatan atau kesulitan yang mungkin dihadapi, dan mendapatkan informasi tentang perkembangan murid.

Ciri Asesmen Formatif

Berikut beberapa ciri asesmen formatif yang penting diketahui oleh pendidik:

AsesmenFormatif Sebagai Bagian dari Proses Pembelajaran

Penilaian formatif dianggap sebagai bagian yang integral dari proses pembelajaran. Ini berarti penilaian ini dilakukan sepanjang proses pembelajaran, tidak hanya pada akhirnya.

Asesmen Formatif Sebagai Sarana Perbaikan Pembelajaran

Penilaian formatif digunakan sebagai alat untuk memperbaiki proses pembelajaran. Ketika pendidik menemukan kegagalan dalam pemahaman murid, mereka dapat mengambil langkah untuk memperbaiki situasi tersebut.

Asesmen Formatif sebagai Karya Pendidik

Penilaian formatif dibuat oleh pendidik sebagai bagian dari tanggung jawab mereka sebagai penilai dari hasil belajar murid dalam pembelajaran yang diselenggarakan.

Kegunaan Asesmen Formatif

Menurut keterangan dalam buku “Evaluasi Pembelajaran: Teori dan Aplikasi” oleh Rina Cahyani (2023:45), berikut adalah beberapa kegunaan penilaian formatif yang perlu dipahami:

Memberikan Umpan Balik kepada Murid

Penilaian formatif membantu murid yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran dengan memberikan umpan balik yang berguna. Dengan demikian, pendidik dapat meningkatkan proses pembelajaran mereka dengan memperbaiki strategi pembelajaran.

Membuat Pembelajaran Lebih Menyenangkan

Penilaian formatif memungkinkan pendidik untuk menyesuaikan strategi pembelajaran mereka. Jika pembelajaran menjadi membosankan, pendidik dapat mengevaluasi dan mengubah pendekatan mereka. Hal ini dapat menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan dan memotivasi murid untuk belajar.

Mendiagnosis Kemampuan Murid

Penilaian formatif membantu pendidik untuk mengetahui sejauh mana pemahaman murid terhadap materi pembelajaran. Dengan memahami tingkat pemahaman murid, pendidik dapat menyesuaikan strategi pembelajaran agar lebih efektif.

Mengidentifikasi Kebutuhan dan Kemampuan Murid

Penilaian formatif membantu pendidik untuk mengetahui kebutuhan individual setiap murid dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pendidik dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing murid.

Demikianlah gambaran tentang makna, ciri, dan kegunaan asesmen formatif. Semoga penjelasan ini dapat membantu pendidik dalam menjalankan proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna bagi murid mereka.

Eksplorasi konten lain dari Techbizindo

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca